Posted on Jumat, 08 Feb 2019 19:30 WIB

Surabaya - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akhirnya buka suara terkait rencana pemanggilan Menkominfo Rudiantara oleh Bawaslu. Kominfo mengaku sampai saat ini belum ada pemanggilan apapun dari Bawaslu.

Plt Kepala Biro Humas Kominfo Ferdinandus Setu mengatakan pihaknya atau Menteri Rudiantara siap menghadapi setiap proses hukum yang berlaku jika ada pemanggilan.

'Soal bawaslu posisi kami saat ini kami menunggu. Artinya memang kita sebagai negara hukum menghargai proses apapun yang terjadi,' kata Ferdinandus Setu kepada detikcom usai menghadiri acara Expert Sharing di Aula Garuda Mukti, kampus C Unair, Surabaya, Jumat (8/2/2019).

Meski kemungkinan ada pemanggilan, lanjut Ferdinan, namun sampai saat ini Menteri Rudiantara belum sekalipun mendapat panggilan dari Bawaslu terkait penyataannya 'yang gajinkamu siapa?'.

'Saat ini belum ada panggilan apapun dari Bawaslu di kami kemkominfo terkait tagar yang gaji kamu siapa itu,' beber Ferdinan.

Sebelumnya, pernyataan Rudiantara bermula saat dia meminta pegawainya memilih satu di antara dua desain stiker, Kamis kemarin (31/1). Konteksnya sebetulnya bukan mengenai pilihan di Pilpres 2019, melainkan memang melalui voting sorakan terdengar lebih banyak yang memilih desain nomor 2 yang berwarna putih.

Seorang pegawai yang memilih desain nomor 2 lalu ditanya alasannya oleh Rudiantara. Pegawai itu lalu memberi jawaban yang mengarah ke Pilpres. Padahal, sebelumnya Rudiantara sudah menegaskan hal itu tidak terkait dengan Pilpres. Saat pegawainya itu kembali ke tempat, terlontarlah pertanyaan dari Rudiantara 'yang gaji kamu siapa'.

Atas penyataannya itu, Rudiantara kemudian dilaporkan oleh Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) yang menilai sebagai pelanggaran pemilu. Selain itu Rudiantara juga dianggap telah menggiring opini untuk memilih capres nomor urut 01. (rns/fyk)

Sumber : inet.detik.com