Posted on Rabu, 13 Feb 2019 13:03 WIB

Jakarta - Galaxy M20 telah mendarat di Indonesia. Cukup banyak yang penasaran dengan ponsel ini, karena beberapa alasan. Samsung membekalinya dengan spek lumayan serta harga bersaing, desainnya pun menarik. Sebuah terobosan dengan satu tujuan, menggoyang ponsel 'tetangga'.

Tetangga yang dimaksud adalah deretan ponsel China yang menggerogoti Samsung, terutama di kelas menengah, berbekal harga terjangkau serta spek mumpuni. Samsung yang biasanya cukup 'pelit' soal spek, kini seolah membalikkan anggapan itu. Tanpa panjang lebar lagi, berikut kesan pertama menjajal Galaxy M20.

Secara desain, M20 berbeda dari ponsel Samsung yang selama ini beredar. Pengguna akan mendapati notch berjuluk Infinity V serta layar penuh dengan bezel lumayan tipis. M20 pun jadi ponsel paling awal dari Samsung yang punya poni.

Terbuat dari plastik polycarbonate, M20 tetap terasa kokoh dan mantap dalam genggaman, karena sisi-sisinya dibuat melengkung. Finishing-nya pun glossy, yang membuat kesan murahan bisa dijauhkan.

Tidak ada yang spektakuler dari desainnya itu memang, karena para vendor China sudah lama menerapkannya. Tapi setidaknya membuktikan bahwa Samsung tetap gesit mengikuti tren, walau mungkin kali ini dianggap meniru.

Layarnya lapang, ukuran 6,3 inch panel PLS TFT dan rewsolusi FHD+ (2.340 x 1080 pixel). Kualitasnya tajam dengan warna-warna kaya, sudut pandangan impresif serta tidak bermasalah dalam terpaan cahaya matahari. Pendek kata, pengguna takkan kecewa melihatnya, walaupun tanpa teknologi kelas tinggi.

Berbasis Android 8.1 Oreo, Galaxy M20 menjalankan user interface Samsung Experience 9.5. Tampilannya lumayan menarik dengan software bawaan lengkap, dari aplikasi Samsung, Google sampai Office. Bisa membantu atau bisa juga malah dianggap mengganggu.

Jeroannya menjanjikan di kelasnya, mengandalkan prosesor Exynos 7904 octa-core dipadukan RAM 3 GB. Operasional berjalan mulus tanpa kendala, meski harus diujicoba lebih lanjut bagaimana performanya menjalankan game-game berat.

Sektor baterai menjadi salah satu kekuatan Galaxy M20, kapasitas besar 5.000 mAh, didukung pula isi ulang cepat. Baterai bisa terisi penuh kurang lebih 2 jam. Port-nya pun Type C yang memudahkan pengguna. Pendek kata, bagian baterai benar-benar diperhatikan khusus oleh Samsung di Galaxy M20.

Kamera belakangnya ganda yang disusun vertikal resolusi 13 MP (f/1.9) serta 5 MP (f/2.2) untuk melakukan potret ultra wide. Mode kamera cukup lengkap, ada Beauty, Pro, Live Focus untuk efek bokeh, Panorama, Auto, Stickers sampai Continous Shot.

Kualitasnya memadai, khususnya jika obyek berada di kondisi cahaya terang. Tapi hasil foto jadi biasa dalam mode low light, apalagi tidak disertakan mode malam.

Kamera selfie Galaxy M20 beresolusi 8 megapixel. Tidak ada masalah untuk posting foto di media sosial karena hasilnya lumayan, apalagi juga disertakan efek bokeh dengan mode Live Focus.

Kesimpulan sementara, Galaxy M20 memang menjanjikan. Desainnya mengikuti tren terkini, jeroan tidak mengecewakan, serta baterai dirancang tahan lama. Kekurangan mungkin di sektor kamera serta sistem operasi yang masih Android 8.1 Oreo.

Bagaimanapun, patut diakui kalau merek Samsung masih kuat sehingga dengan spek bersaing dengan rentang harga tak jauh beda dari ponsel tetangga, atau asal China, handset ini berpotensi banyak peminat di segmen kelas menengah. Di Indonesia, Galaxy M20 dijual Rp 2,799 juta.

(fyk/krs)

Sumber : inet.detik.com