Posted on Rabu, 13 Feb 2019 17:50 WIB

Jakarta - Perusahaan ride hailing asal Singapura, Grab berkolaborasi dengab layanan video on-demand, Hooq, dalam menghadirkan konten video hiburan premium. Hal ini dilakukan untuk memperkuat rencana perusahaan menjadi aplikasi super atau super app.

Kerja sama ini disebut menjadi pertama kalinya digital platform transportasi online dengan layanan video on demand yang memiliki level region di wilayah Asia Tenggara. Menariknya, peluncuran layanan Hooq di Grab pertama kalinya dimulai untuk pengguna di Indonesia.

'Kita launching hari ini adalah Grab dan Hooq, di mana ada 3 hal yang spesial. Pertama, ini adalah pertama kalinya pertama kali digital platform dengan streaming platform terintegrasi. Kedua, kerja sama digital platform tersebut dalam size region Asia tenggara baik Grab dan Hooq. Tapi yang paling penting, pertama kali yang meluncurkan ada di Indonesia,' ujar President Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, saat peluncuran kerja sama Grab dan Hooq di Emipriqa SCBD, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Ridzki menjelaskan, peluncuran pertama kali di Indonesia karena memiliki potensi yang besar untuk menambah variasi layanan, termasuk video streaming.

'Pertama, Indonesia itu market resepsions kepada video streaming itu luar biasa sekali. Dan kita juga belajar dari Hooq bahwa Indonesia adalah good market. Kedua, memang Indonesia ini untuk Grab sendiri adalah layanan paling banyak. Ke depan menu layanan akan makin banyak, sekarang saja yang jadi good edision adalah Hooq. Karena kita melihat minat pelanggan terhadap variasi layanan itu sangat tinggi,' jelasnya.

Setelah di Indonesia, ada beberapa negara seperti Singapura, Filipina, dan Thailand yang juga akan menyediakan layanan serupa. Kemitraan ini meliputi akses ke konten populer Hooq dari Indonesia, Asia dan Hollywood, serial orisinil terbaru, serta 19 free to air TV.

Namun, layanan ini baru ditawarkan kepada para pelanggan dengan kategori platinum. Dan sebagai promosi awal, pelanggan Grab dapat mengakses Hooq selama 3 bulan. Pengguna akan mendapat harga spesial sebesar Rp 100 ribu untuk 90 hari ke depan. Dan selanjutnya, penagihan akan muncul setelah masa gratis 3 bulan pertama berakhir.

Sementara itu, Country Head Hooq Indonesia, Guntur Siboro mengatakan, melalui kemitraan ini, Hooq dapat memperluas jaringan dan basis pelanggannya ke negara-negara tempat Grab beroperasi di Asia Tenggara. Pengguna Grab akan dapat menelusuri, membayar dan memutar video langsung dari aplikasi Grab.

'Untuk Hooq, kita sudah luncurkan di negara ASEAN, ditambah India. Dan dari semua yang kita luncurkan, itu 60-70 persen traffic itu ada di Indonesia,' ujarnya.

Sebagai informasi, video online telah menjadi salah satu format media yang paling populer di Asia Tenggara, di mana sekitar 80 persen dari masyarakat Asia Tenggara menyatakan bahwa mereka menonton video online setiap harinya. Kemitraan ini juga dinilai akan memenuhi permintaan video online yang cukup tinggi darl masyarakat Asia Tenggara di mana pendapatan dari biaya berlangganan video on-demand diprediksi akan meningkat hingga 6,5 kali menjadi USD 390 juta pada tahun 2022 dari USD 60 juta pada tahun 2017. (ega/krs)

Sumber : inet.detik.com