Posted on Kamis, 14 Feb 2019 07:30 WIB

Jakarta - Belakangan toko online menjadi pilihan muda-mudi yang ingin membeli kado untuk merayakan hari kasih sayang. Agar terhindar dari penipuan, berikut 5 tips aman berinternet di hari Valentine dari mbah Google.

Oh ya, tips ini tidak hanya untuk 14 Februari saja, tapi berlaku untuk hari-hari biasanya.

Lindungi Akun Belanja Online

Kebanyakan dari kita memiliki beberapa akun platform e-commerce untuk membeli barang. Akun-akun ini sering kali mengandung informasi sensitif, misalnya informasi kontak dan kartu kredit.

Karena itu disarankan membuat sandi yang unik, kuat, dan terdiri dari sedikitnya delapan karakter. Kemudian, gunakan sandi yang berbeda untuk setiap akun. Sehingga apabila satu diretas, akun yang lain tetap aman.

Menambahkan informasi pemulihan akun seperti nomor telepon atau alamat email juga penting. Hal ini berguna saat kamu lupa akun atau password dan perlu segera mendapatkan kembali akses.

Download Aplikasi yang Aman

Pada hari-hari istimewa seperti Valentine, bisnis biasanya menjadi ramai bagi situs e-commerce, yang mungkin akan meminta kamu mendownload aplikasi belanja khusus miliknya untuk mendapatkan pengalaman belanja yang lebih baik.

Namun, waspadai penipuan yang menggunakan aplikasi belanja untuk mencuri informasi pribadi kamu. Untuk mencegah hal itu, pastikan mendownload aplikasi dari sumber terpercaya seperti Google Play Store yang akan selalu memindai semua aplikasi untuk mendeteksi malware, sebelum dan sesudah menginstalnya.

Tidak ketinggalan untuk rajin mengupdate aplikasi. Agar lebih mudah disarankan untuk mengupdate secara otomatis.

Berikut ini caranya:

Buka Google PlayTap ikon tiga garis di sebelah kiri atasTap SetelanTap Update aplikasi secara otomatis

Waspadai Phising

Kasus phishing bertambah banyak saat ini dan bisa jadi sulit dideteksi, bahkan bagi pengguna web tingkat lanjut. Penting untuk belajar cara mengenali email dan situs yang mencurigakan, supaya terhindar dari pencurian informasi pribadi yang penting seperti kata sandi.

Agar tidak menjadi korban serangan phishing:

Jangan pernah mengklik link yang mencurigakanSelalu periksa URL dua kali untuk memastikan browser menampilkan simbol gembok, sehingga Anda dapat merasa yakin bahwa Anda memasukkan data ke situs yang amanSebelum memasukkan informasi apa pun, pastikan URL situs diawali dengan 'https' (bukan 'http'), yang menunjukkan keamanannya

Gunakan browser web yang memiliki fitur-fitur pengaman untuk menjauhkan pengguna dari situs phishing. Misalnya, jika menggunakan Chrome, akan diperingatkan dan diamankan kembali saat akan membuka situs yang berisiko malware atau phishing.

Atau, apabila Anda mengetikkan sandi akun Google ke situs yang dicurigai phising, Chrome akan memunculkan peringatan dan menambahkan perlindungan untuk memastikan akun tidak terancam bahaya.

Verifikasi 2 Langkah

Fitur Verifikasi 2 Langkah membantu mengamankan akun dari akses tidak sah oleh pihak yang tidak diinginkan dengan meminta sebuah faktor tambahan selain nama pengguna dan sandi saat ingin login.

Untuk menyiapkan Verifikasi 2 Langkah pada Akun Google, buka security.google.com dan klik 'Verifikasi 2 Langkah'.

Lakukan Security Checkup Google

Security Checkup akan menganalisis status keamanan Akun Google dan memberi panduan praktis yang dipersonalisasi untuk mengatasi masalah yang dianggap berpotensi bahaya. Untuk melakukannya, buka g.co/securitycheckup.

Tidak ada salahnya cari tahu cara Google mengembangkan berbagai teknologi keamanan dan fitur privasi untuk membantu menjaga keamanan Anda dan keluarga Anda di internet. Untuk melakukannya, buka safety.google. (afr/afr)

Sumber : inet.detik.com